Ambang Batas Tinggi
high threshold
Ringkasan Singkat
Tingkat rangsangan minimum yang sangat tinggi yang harus dipenuhi agar sinyal dapat terdeteksi atau direspons.
Dalam psikofisika klasik, ambang batas tinggi mengasumsikan bahwa sinyal hanya akan terdeteksi jika kekuatannya benar-benar melampaui batas tertentu dan tidak terpengaruh oleh 'noise' atau gangguan latar belakang yang lemah. Namun, model modern sering menggabungkannya dengan konsep ambang rendah di mana noise acak terkadang bisa melampaui ambang tersebut.
Individu dengan ambang batas tinggi membutuhkan rangsangan yang lebih kuat untuk merasakan sesuatu dibandingkan individu dengan ambang batas rendah. Ini sering digunakan dalam studi tentang persepsi nyeri dan sensitivitas sensorik.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Goldstein, E. B. (2013). Sensation and Perception.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.